Showing posts with label Wooow. Show all posts
Showing posts with label Wooow. Show all posts

Wanita Dilarang Menggunakan Ponsel di Bihar, India




Para petinggi desa di negara bagian Bihar, India Utara, melarang kaum hawa menggunakan handphone. Larangan ini dipicu banyaknya kasus kawin lari dan perselingkuhan. Selain larangan itu, para petinggi desa yang terletak 385 km sebelah timur ibu kota Bihar, Patna, juga menerapkan denda sebesar Rp 180.000 untuk para gadis warga desa yang kedapatan menggunakan ponsel. Sedangkan untuk perempuan yang sudah menikah dendanya lebih besar yaitu sekitar Rp 300 ribu.


Menurut Manuwar Alam, Ketua Dewan Desa Sunderbari, alasan larangan penggunaan handphone tersebut adalah angka kawin lari dan hubungan di luar pernikahan meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir. Setidaknya sudah enam orang perempuan meninggalkan rumah dan keluarganya.

Keputusan ini tentu tidak diterima begitu saja, aktivis penggerak hak-hak perempuan memprotes aturan tersebut. Sementara pemerintah sedang melakukan investigasi khusus mengenai kebenaran tuduhan penyalahgunaan telepon genggam ini. Aktitvis Suman Lal menyebutkan, perempuan lebih dari mampu untuk menjaga diri mereka sendiri, teknologi diciptakan untuk digunakan, bukan untuk dilarang.

Para sesepuh desa mengatakan, dengan melarang anak-anak perempuan lainnya menggunakan HP maka ini diharapkan dapat mencegah semakin banyaknya pernikahan yang tidak disetujui.

Tags : Wanita Desa di India Dilarang Gunakan Handphone - Cegah Perselingkuhan, Sebuah Desa di India Larang Perempuan Gunakan Ponsel

Baca Selengkapnya ...

Kejahatan Internet Muncul Lagi




Kejahatan di Internet rupanya semakin membahana, kali ini, sebut saja Bunga menjadi korbannya. Bunga sempat menghilang dari rumah selama sekitar tiga hari, dan naasnya, saat ditemukan Polisi, dia sudah tiga kali digagahi teman Facebooknya. Tentu saja ini menjadi pelajaran penting bagi para orang tua untuk semakin memperketat pengawasan kepada anak – anaknya dalam hal berinternet. Bunga yang malang itu, kabur saat dia bersama orang tuanya bertamu ke rumah seorang kerabat di Serpong, Tangerang. Bunga yang masih menjadi salah satu siswi SMP di Sidoarjo itu rupanya termakan bujuk rayu dan tipu daya teman Facebooknya.


Bunga ditemukan Polisi di Rumah Makan “Nelayan”, Tangerang. Arie yang diduga kuat membawa kabur Bunga diperiksa Polisi. Selain tuduhan membawa kabur, menurut Polisi, bisa saja berubah menjadi pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Kejadian ini adalah salah satu bukti bahwa Internet merupakan “Predator Ganas” bagi anak – anak. Di Negara Maju, Eropa dan Amerika Serikat, kejahatan Internet terhadap anak – anak lebih menngerikan lagi. Banyak anak – anak yang dibujuk para pedofil (Penyuka Anak – anak dan remaja dalam hal hasrat seksual) melalui Situs – situs Jejaring Sosial populer, seperti Friendster, Facebook, maupun Twitter.

Kejahatan Internet haruslah benar – benar kita waspadai, mengingat 17,6 juta penduduk Indonesia adalah pengguna Facebook. Yang ternyata, 360 ribunya adalah anak – anak berusia di bawah 13 tahun. Padahal, Situs – situs jejaring sosial mengharamkan anak di bawah 13 tahun untuk bergabung dengan mereka, seperti terlihat di Ketentuan Layanan Pendaftaran.

Anak – anak tentu saja sangatlah rawan menjadi korban rayuan gombal para penjahat Internet tersebut. Mereka dapat ditipu, mulai dari memberikan informasi – informasi pribadi, misalnya Nomor Handphone, Nomor Rekening, bahkan Password Kartu ATM. Tak sedikit pula anak – anak di bawah umur yang terjebak dalam pelacuran melalui dunia maya itu. Tercatat, di Surabaya, penjahat kelamin di Internet itu menjajakan gadis – gadis belia dengan tarif Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu.

Penyebab utama anak - anak semakin menggeluti Situs – situs jejaring pertemanan itu tentu karena fasilitas yang ada di sana. Mulai dari Chatting, Game, Aplikasi – aplikasi, Foto – foto yang tidak pantas dilihat anak - anak, yang menurut mereka menyenangkan. Para orangtua sebaiknya harus mendampingi anak - anaknya, mengetahui apa yang dilakukan ketika berinternet, dan siapa saja teman – teman mayanya.

Kedekatan orangtua dengan anak bisa menjadi kunci menghindari dampak buruk Internet. Memasang Software pemblokir situs porno tentu bisa menjadi pilihan menarik, walaupun anak – anak mungkin masih bisa mengaksesnya melalui ponsel canggih yang diberikan orangtuanya.

Pemerintah sebenarnya tekah memiliki “Program Internet Sehat” untuk mencegah kejadian seperti yang dialami Bunga. Inilah kampanye yang mengajak orangtua dan perusahaan penyedia Internet bersama – sama mengawasi penggunaan Internet agar aman bagi anak - anak. Namun sayangnya, kampanye ini kurang gencar, sehingga belum banyak para orangtua yang menyadari ancaman Kejahatan Melalui Internet.

Kata kunci : Modus Kejahatan Anak di Internet - Anak - anak Korban Kejahatan Internet - Internet Bahaya Terhadap Anak-anak.

Baca Selengkapnya ...

Ayin Tak Lagi di Hotel Prodeo Bintang Lima




Artalyta “Ayin” Suryani, seorang terpidana lima tahun kasus suap jaksa Urip Tri Gunawan sempat menggemparkan media karena kepergok mendapatkan fasilitas khusus di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukumlah yang mendapati Ayin yang sedang berada di ruangan lantai tiga kompleks perkantoran Rutan Pondok Bambu yang dilengkapi fasilitas mewah ketika melakukan inspeksi mendadak. Fasilitas di kamar tahanan Ayin di antaranya, penyejuk udara, tempat tidur pegas, televisi layar datar di ruang tamu, seperangkat sofa kulit, serta alat dapur lengkap, dari blender hingga kulkas.


Karena fasilitas kamar tahanan yang “khusus” kepada Ayin inipun, Kepala Rutan Pondok Bambu, Sarju Wibowo, digantikan dengan Catur Budi Fatayatin. Setelah ada kasus Ayin ini, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Patrialis Akbar mengaku telah mengubah kewenangan Direktorat Pemasyarakatan. Nantinya, kewenangan Dirjen juga mengawasi operasionalisasi penjara dan rumah tahanan. Patrialis juga berjanji, untuk memindahkan sipir penjara dan kepalanya setiap tahun, untuk memperkecil peluang penyalahgunaan wewenang di kamar tahanan.

Menurut juru bicara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Departemen Hukum dan HAM, Candran Listyono, pemindahan Ayin dari hotel prodeo bintang limanya ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Wanita Tangerang, untuk mengembalikan fungsi Rumah Tahanan Pondok Bambu sebagai rumah tahanan, bukan untuk terpidana. Ayin ditempatkan di kamar nomor 1 berukuran 2,5 x 5 meter, dan harus berbagi ruang dengan Darmawati Dareho dan Liem “Aling” Marita dalam sel yang terletak di Paviliun Menara, Lembaga Pemasyarakatan Khusus Wanita Tangerang.

Ayin dan kawan – kawan tiba di penjara kelas II A di Tangerang ini, pada Kamis 14 Januari 2010, sekitar pukul 23.05 WIB. Begitu sampai, ketiganya langsung diberi baju khusus tahanan warna biru. Mereka diangkut menggunakan mobil bus Transpas bernopol B-7127-HQ dengan hanya membawa pakaian ganti. Tidak ada pengacara atau anggota keluarga yang mendampingi mereka.

Tags : Ayin Pindah Penjara - Artalyta Suryani Di Hotel Prodeo Bintang Lima - Ayin Dipenjara Mewah Khusus

Baca Selengkapnya ...

Perokok Berat Juarai Lomba Poster Antirokok




Siapa yang akan menyangka, bila jawara lomba poster antirokok, ternyata adalah perokok, ekstrimnya, dia perokok berat. Namun, itulah yang dirasakan Taufan Topas Adam, Siswa SMA 7 Surakarta yang menjadi salah satu pemenang Lomba lukisan poster bertajuk “Pameran Poster Antirokok dan Narkoba” di halaman Pasar Ngarsopuro, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia. Taufan mengaku, dia mulai aktif merokok sejak berstatus murid SMP sampai memenangi lomba ini, 17 tahun.


Bila melihat hasil karyanya, terlihat lebih menarik dibandingkan dengan puluhan poster lain yang dilombakan. Di dalam karyanya, Taufan mendeskripsikan rongga dada manusia yang menjadi perokok aktif yang penuh asap dan puntung rokok. Sosok perokok tersebut digambarkan seperti setan.

Sebagai seorang perokok, dia mengakui tahu pasti penderita seorang perokok, di samping rasa nikmat yang diperoleh, dadanya terasa sesak. Rasa yang diderita itulah yang kemudian tercurahkan dalam lukisan posternya. Taufan tidak menyangka bisa menjadi salah satu pemenang dalam lomba tersebut. Ia berharap kemenangan tersebut menjadi moemntum yang baik baginya untuk berhenti merokok.

Berbeda dengan pemenang lainnya, yaitu Bea Obelia, dia menegaskan tidak ada satupun anggota keluarganya yang menajdi perokok. Dia mengaku kesal setiap ada orang di sekitarnya. Bahkan dalam kesempatan pameran tersebut, dia sempat meminta Wakil Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo bisa menghentikan kebiasaan merokoknya. Rudy, yaitu panggilan akrab beliau, selama ini memang dikenal sebagai perokok berat. Namun, dia berjanji akan mendukung semua program pemerintah yang berkaitan dengan antorokok.

Tags : Pemenang Lomba Poster Antirokok Kok Perokok, Ikut kontes poster, malah juara tapi seorang Perokok.

Baca Selengkapnya ...

Gara – Gara Status Facebook Gagal Dipenjara




Belakangan, Status Facebook sering dianggap sebagai ajang narsisme / pamer diri oleh banyak kalangan. Namun, beda halnya dengan Rodney Bradford Jr., pemuda 19 tahun yang tinggal di kawasan Harlem, New York, status Facebooknya membawa berkah. Berkat status di situs Jejaring Sosial yang sedang booming itu, Bradford terbebas dari tuduhan melakukan pembunuhan.


Kisahnya berawal pada 17 Oktober 2009 lalu, tepatnya pukul 11:49 waktu setempat, di saat Bradford memperbarui status FB miliknya dari komputer di rumah ayahnya. Semenit berselang, yaitu pada pukul 11:50, terjadi penembakan terhadap dua lelaki di kawasan Brooklyn yang berjarak hampir 20 kilometer dari tempat Bradford.

Esok harinya, Bradford diciduk polisi. Sial baginya, seorang saksi mata di kantor polisi menunjuk Bradford, yang berada di barisan sejumlah terdakwa, sebagai pelaku penembakan. Dia pun ditahan dengan tuduhan melakukan pembunuhan tingkat satu dan akhirnya dikirim ke Penjara Rikers Island untuk menunggu persidangan. Alibi sang pemuda dan ayahnya, bahwa Bradford sedang berada di rumah pada waktu penembakan, dibantah polisi.

Untunglah ayah Bradford, Rodney Bradford Sr. tidak kehilangan akal. Dia melacak aktivitas anaknya di Facebook dan akhirnya. Status terakhir Bradford masih ada, lengkap dengan jam yang tertera di data situs jejaring sosial itu. Bukti inilah yang dibawa ayah Bardford ke pengacara Robert Reuland.

Beruntunglah, dalam perkembangan penuntutan, bukti itu bisa diterima pihak kepolisian, yang akhirnya membebaskan Bradford. Sementara itu, para petinggi Facebook menyatakan kebahagiaan mereka atas pembebasan Bradford. Mereka senang karena ternyata Facebook mampu memberikan kontribusi bagi proses penegakan hukum yang lebih adil.

Tags : Tak Ada Alibi, Status Facebook pun Jadi, Sedang Asyik Facebook Dituduh Membunuh, Mengisi Status Facebook Di Saat Terjadi Pembunuhan.

Baca Selengkapnya ...

Kiper Timnas Jerman Diduga Tewas Bunuh Diri




Penjaga gawang timnas Jerman, yang juga menjadi kiper bagi kesebelasan Hannover 96, Robert Enke, meninggal dunia dengan tragis. Robert tewas setelah ditabrak kereta api yang meluncur antara Hamburg dan Bremeen, di Neustadt, Selasa, 10 – 11 – 2009 pada pukul 18:25 (17.25 GMT) waktu setempat. Robert yang berusia 32 tahun ini diduga kuat tewas bunuh diri.

Sebelumnya, Enke dikabarkan pernah mengalami guncangan berat terhadap hidupnya sejak ditinggal anaknya yang meninggal pada 2007 dalam usia dua tahun. Meski kemudian dia bersama istrinya Teresa sempat mengadopsi anak.


Namun kejadian 2007 silam menurut surat kabar Jerman belum sepenuhnya dapat memulihkan depresinya.

Enke telah membela Hannover sejak 2004 silam. Sebelum membela Hannover 96, dia pernah membela Tenerife, Fenerbache, Barcelona, Benfica, Borussia Moenchengladbach, dan Carl Zeiss Jena. Selain itu, Enke juga kiper berprestasi. Dia menjadi kiper terbaik Bundesliga 2009. Enke telah delapan kali memperkuat tim nasional untuk pertandingan internasional. Ia juga dalam proses untuk tampil di putaran final Piala Dunia tahun depan. Kabar tewasnya dia sangat mengejutkan warga Jerman dan federasi sepak bola nasional (DFB).

Enke, yang berkiprah di klub-klub Spanyol, Turki dan Portugal sebelum bergabung ke Hanover, dalam bulan-bulan terakhir ini mengalami masa berat dalam upaya mendapat tempat di tim nasional. Ia absen dalam tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia karena suatu virus perut. Ia baru kembali tampil setelah hampir dua bulan absen.

Tags : Penjaga Gawang tim nasional Jerman tertabrak kereta api, Robert Enke mati mengenaskan, Robert Enke meninggal dunia.

Baca Selengkapnya ...

Pengesahan Undang - Undang Tipikor


Rancangan Undang-Undang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi akhirnya disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan pemerintah melalui sidang paripurna terakhir DPR RI periode 2004-2009 di Gedung MPR/DPR, Jln. Gatot Subroto, Selasa (29/9).

Undang-undang yang terdiri atas 40 pasal tersebut dinilai kontroversial oleh sebagian masyarakat karena ada beberapa pasal yang justru melemahkan pemberantasan korupsi. UU ini juga dinilai memangkas kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, Koalisi Penyelamat Pemberantasan Korupsi (KPPK) akan melakukan judicial review terhadap UU ini, khususnya pada pasal yang dianggap melemahkan kewenangan KPK dan pemberantasan korupsi tersebut.


"Masih banyak pasal yang melemahkan eksistensi KPK dan upaya pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, kami segera mengajukan judicial review terhadap UU tersebut ke Mahkamah Konstitusi," kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah dalam konferensi pers di Gedung DPR, Selasa (29/9) seusai pengesahan UU Pengadilan Tipikor tersebut.

Pasal yang dianggap melemahkan pemberantasan korupsi dan memangkas kewenangan KPK antara lain Pasal 1 angka 4 terkait penuntutan, Pasal 3 mengenai kedudukan pengadilan tipikor yang ada di tiap kabupaten/kota, Pasal 28 mengenai penyadapan, serta Pasal 12 hingga pasal 16 tentang hakim ad hoc yang sama sekali tidak menyebutkan berapa komposisi hakim ad hoc dibandingkan dengan hakim karier.

"Dalam Pasal 1 huruf 4 hanya disebutkan, penuntut umum adalah penuntut umum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Menurut kami, ini sangat rancu, karena tidak disebutkan dengan jelas peraturan perundang-undangan yang mana. UU KPK atau UU Kejaksaan? Seharusnya dalam UU tersebut disebutkan saja secara gamblang bahwa penuntut umum berdasarkan UU KPK," ujar Febri.

Selain itu, ia juga mempertanyakan Pasal 28 tentang alat bukti termasuk penyadapan sebagai alat bukti. "Dari awal pro dan kontranya itu ada opsi yang menyebutkan, KPK jika mau melakukan penyadapan perlu izin ketua pengadilan. Tetapi, dalam penjelasan Pasal 28 itu tidak dijelaskan dengan terperinci," katanya lagi.

Yang lebih memprihatinkan, kata Febri, dalam UU Pengadilan Tipikor tidak disebutkan berapa komposisi perbandingan antara hakim karier dan hakim ad hoc. Hakim karier adalah hakim pada pengadilan negeri, pengadilan tinggi dan Mahkamah Agung yang ditetapkan sebagai hakim tipikor. Sedangkan hakim ad hoc adalah seseorang yang diangkat berdasarkan UU sebagai hakim tipikor.

"Kami jelas menginginkan hakim ad hoc lebih banyak dari hakim karier, 3 banding 2. Karena hakim karier itu mencetak rekor sebagai hakim yang sering membebaskan koruptor," ujarnya.

Menanggapi berbagai kritik tersebut, Ketua Panitia Kerja RUU Pengadilan Tipikor Dewi Asmara mengatakan, RUU tersebut sudah berupaya mengakomodasikan masukan dari berbagai pihak. Ia juga membantah ada upaya pemangkasan kewenangan KPK dalam RUU Pengadilan Tipikor.

"Penuntutan itu bisa dilakukan penyidik kejaksaan maupun KPK. Walau tidak secara lugas disebutkan berdasarkan UU Kejaksaan atau UU KPK, pada dasarnya KPK bisa melakukan penuntutan dan membawa ke Pengadilan Tipikor setiap koruptor yang ditanganinya," katanya.

Tentang penyadapan, Dewi juga menegaskan, KPK tidak perlu meminta izin kepada ketua pengadilan untuk melakukan penyadapan. "Institusi hukum, baik KPK, kepolisian maupun kejaksaan bisa melakukan penyadapan. Asal sesuai dengan perundang-undangan," ucapnya. (A-154)***

Sumber : Pikiran Rakyat

Tags : Akhirnya Undang - undang tipikor disahkan, uu tipikor disahkan dpr, pengesahan undang-undang tipikor, kpk dan uu tipikor

Baca Selengkapnya ...

Michael Jackson Sudah Dimakamkan




Jenazah Michael Jackson sudah dimakamkan Kamis (3/9/2009) waktu Los Angeles atau 4 September waktu Indonesia. Jacko dimakamkan di Forest Lawn Memorial Park, Glendale, California, Amerika Serikat. Bukan di tempat tinggalnya sendiri di Neverland. Keluarga sang Mega Bintang mengucapkan terima kasih kepada para penggemar MJ di seluruh dunia. Michael Jackson atau biasa dikenal King of Pop ini meninggal 25 Juni 2009 lalu karena overdosis obat penenang yang mengakibatkan ia mengalami gagal jantung. Hampir 3 bulan kemudian jasadnya baru dikebumikan.




Tempat pemakaman Forest Lawn ini adalah tempat pemakaman paling megah dan eksklusif bagi para bintang-bintang terbesar Hollywood. Michael Jackson akan dimakamkan di area khusus Grand Mausoleum yang bercorak Renaissance.

Pada saat ke lokasi pemakaman, Micheal Jackson diiring-iringi dengan 30 mobil Limosin. Acara prosesi pemakamannya di mulai jam 7 malam dan berlangsung selama satu jam lebih. Polisi menjaga ketat tempat pemakaman dan juga menutup sementara Forest Lawn untuk umum pada saat prosesi berlangsung. Pemakaman Jacko sendiri hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat terdekatnya.

Michael Jackson dikuburkan dalam sebuah makam yang megah, didalam sebuah peti mati yang berlapis emas. Jacko meninggal pada usia 50 tahun karena overdosis obat-obatan yang dinyatakan sebagai pembunuhan oleh pengadilan Los Angeles.

Ucapan terima kasih itu dilayangkan karena setelah kematian MJ pada 25 Juni 2009 lalu, dukungan dan doa tak pernah berhenti mengalir. Walau kehidupan MJ juga diselimuti sejumlah gosip miring, tidak menghalangi para penggemar untuk terus mencintai idola mereka.

Dari berbagai sumber.



Tags : pemakaman michael jackson, king of pop dimakamkan, MJ sudah dikubur, michael jackson sudah dimakamkan.

Baca Selengkapnya ...

Pemkot Surakarta Merintis Kelurahan Layak Anak




Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, akan mengembangkan kelurahan layak anak. Tahun 2009 menjadi awal perencanaan lima kelurahan yang akan menjadi proyek rintisan. Naniek Suprijatni, Kepala Subdirektorat Peningkatan Kualitas Hidup Anak Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan KB Surakarta, menyatakan langkah itu sebagai awalan untuk menuju Surakarta sebagai Kota Layak Anak. “Kelurahan yang kami siapkan adalah Mangkubumen, Sangkrah, Jebres, Joyotakan, dan Pajang,” tuturnya saat peringatan Hari Anak Nasional di Bale Kambang akhir Juli 2009.

Anggaran program ini sekitar Rp 130 juta untuk sosialisasi ke tokoh masyarakat, pelatihan, dan simulasi pendekatan partisipatif. “Nantinya titik tekan program ini adalah pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan partisipasi,”


Dia menyebutkan, sebagai kelurahan layak anak, wilayah dalam kelurahan itu harus bebas dari anak jalanan, anak dengan gizi buruk, dan anak putus sekolah. Kelurahan nantinya harus memiliki program kegiatan anak – anak, seperti pelatihan bengkel, servis elektronik, atau sanggar kesenian. Dia menargetkan, pada 2015 seluruh kelurahan sudah menjadi kelurahan layak anak.

Nunung Purwanti, dari Divisi Pendidikan Publik Pelayanan Terpadu Perlindungan Anak dan Perempuan Surakarta, mengatakan Surakarta saat ini memang belum layak mengklaim diri sebagai Kota Layak Anak. “Seperti pendidikan, dimana komitmen pendidikan gratis belum bisa diwujudkan.”

Dia mencatat sepanjang 2007 – 2008 ada 39 anak yang menjadi korban kekerasan. “Kota Layak Anak berarti bebas dari persoalan pendidikan, kesehatan, dan korban kekerasan anak – anak.” Ketua Komisi Independen Perlindungan Perempuan dan Anak Surakarta Maya Sofiana mengatakan hal serupa. Menurutnya, sepanjang 2008 terdapat terdapat 164 anak korban eksploitasi seks komersial. Namun, dia menghargai langkah pemerintah untuk mewujudkan Kota Layak Anak dengan memulainya dari kelurahan.

Baca Selengkapnya ...

Tulang Ditemukan di Bawah Altar Basilika


Sebuah pecahan tulang ditemukan di dalam kompleks kubur kuno di bawah tanah, tepat di bawah altar Basilika Santo Paulus, Roma dalam pertengahan 2009. Pecahan tulang itu memberikan konfirmasi atas tradisi religius yang meyakini bahwa basilika itu memanglah rumah jasad Paulus, Rasul Yesus. Paulus bersama Petrus dianggap sebagai misionaris perintis terbesar umat Kristen. Menyebarkan ajaran – ajaran Yesus di sepanjang perjalanannya ke Damaskus. Paulus memperkenalkan Tuhan kepada Bangsa Yunani dan Romawi, yang menyembah berhala. Ia lalu mengakhiri hidupnya sebagai martir di Roma sekitar tahun 65.


Tradisi Kristen meyakini bahwa Santo Paulus dikubur bersama Santo Petrus dalam sebuah Catacomb (kompleks pemakaman bawah tanah) di Via Appia sebelum dipindahkan ke basilika yang digunakan untuk mengenang karya – karya dalam hidupnya. Selama berabad – abad, dipercayai bahwa jasad itu terkubur tepat di altar.

Namun, arkeolog Vatikan baru saja menerapkan riset ilmiah terhadap tradisi religius itu pada tahun 2006 ketika ditemukan sebuah sorkafagus batu di sana. Mereka mengebor lubang kecil di sana untuk mengintip interiornya. Dari sanalah lalu terungkap sisa – sisa kain linen ungu berlapis emas murni yang sangat berharga serta butiran – butiran dupa merah dan jejak protein, pun batu kapur.

Pengumuman temuan – temuan itu bertepatan dengan berita temuan yang diyakini sebagai gambar tertua yang menunjuk keberadaan Santo Paulus. Gambar yang berasal dari abad ke-4 pada dinding catacomb lainnya di bawah Roma itu berupa wajah seorang pria dengan janggut hitam dan dahi berkerut dalam sebuah lingkaran halo kuning terang.

Baca Selengkapnya ...

65 % “Pria Tukang Jajan” Tak Suka Memakai Kondom


Sebagian besar pria penyuka seks komersial, tidak menyukai pemakaian kondom saat melakukan hubungan intim / setubuh / sebadan / seksual. Menurut evaluasi Komisi Nasional AIDS Indonesia, hanya 35 persen pria yang “suka jajan” tersebut mau memakai kondom. “Kalau lelaki yang memakai kondom saat melakukan persetubuhan ilegal secara konsisten 60 persen saja, angka kasus baru AIDS akibat seks komersial ini akan turun drastis,” kata Sekretaris Komisi Nasional AIDS Nafsiah Mboi di Jakarta, Rabu 3 Juni 2009. Di tahun 2009, menurut data Komisi, hingga Bulan Maret 2009, tercatat ada 854 kasus AIDS baru. Sedangkan, hingga Juni 2009, jumlah kasus AIDS di Indonesia mencapai 16.964 kasus.


Kebiasaan tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual dengan wanita penjaja seks, menurut Nafsiah, ikut berperan dalam penularan HIV/AIDS. “Sebanyak 50 juta wanita di Asia yang terinfeksi HIV, berasal dari suami yang suka menjalani seks komersial”, katanya pula.

Pengidap HIV di Indonesia, didominasi oleh penularan lewat seks dan penggunaan bersama jarum suntik. Namun, sebaran kasusnya tidaklah merata. Di Surabaya, Jawa Timur, sekadar contoh, 48 % pengidap HIV diakibatkan penggunaan jarum suntik bersama. Sementara itu, di Sorong, Papua, 22 % pengidap HIV, justru dari wanita pekerja seks.

Ironisnya, selain pria penyuka seks komersial, menurut Nafsiah, pemakai obat- obatan terlarang ternyata sering berhubungan intim dengan dengan pekerja seks ( PSK ). Kombinasi tersebut, membuat penyebaran HIV semakin marak terjadi. Menurut Nafsiah, kajian pada tahun 2002, menunjukkan bahwa 80 persen pengguna obat terlarang di Surabaya berhubungan seks dengan pekerja seks. “Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan kota – kota lain di Asia, seperti Bangladesh, Bangkok, dan Jakarta,” katanya.

[ Sumber Koran Tempo ]

Baca Selengkapnya ...

Kesalahan Pandangan Pada Mitos – Mitos Seks


Anda pasti sering mendengar perbuatan seks bebas / ilegal di kalangan remaja maupun dewasa yang secara mau sama mau melakukan tindakan berdosa ini ( Kaan bukan Pasutri ... ). Dari mereka, ada juga yang nekat melakukan seks tanpa memakai pelindung, misalnya kondom bagi lagi – laki, dan merasa aman setelah menunaikan hasrat mereka dengan cara senggama terputus, sudah tahu kaaan ??? Namun, apakah si perempuan tetap aman dari kehamilan ??? Menurut dr Handrawan Nadesul, pendapat bahwa dengan senggama terputus adalah aman dari kehamilan adalah hanya mitos, jadi, menurut dokter ini, tidak berarti aman dari kehamilan, masih ada potensi kehamilan, kata dokter ini seusai melaksanakan diskusi bertajuk “Percaya Mitos, Menuntungkan, atau Merugikan ?” di Hotel Century, Jakarta, Mei 2009.

Menurut beliau, dr Handrawan saat ejakulasi belum berlangsung, titik – titik air mani sudah ada di permukaan liang penis. Sel – sel sperma itu berjumlah ratusan juta, dan hanya dibutuhkan beberapa detik saja untuk menuju sel telur.


Lain lagi dengan mitos bahwa berhubungan seks di dalam air, bakal melumpuhkan sperma. Dalam buku “Mitos Seputar Seksualitas dan Kesehatan Produksi” karya dr Kartono Mohamad dan dr Handrawan Nadesul, dijelaskan bahwa sebagian sel sperma memang mati di dalam air. Air panas membuat testikel kepanasan dan sperma mati. Namun, metode tersebut bukanlah metode efektif untuk mencegah kehamilan, sebab, sperma berkualitas bagus tetap berpotensi meloloskan diri dan berenang ke dalam vagina.

dr Handrawan, menjelaskan bahwa mitos – mitos seks berkembang secara turun temurun, selama puluhan tahun. Sewaktu mengasuh majalah “Kartini” dan “Hai” pada 1970-an sampai 1980-an, beliau kerap menerima surat – surat seputar mitos seks yang tumbuh di masyarakat, sampai – sampai, beliau menganggap bahwa sederet mitos tersebut menyesatkan. “Mitos itu biasanya diberi tahu teman, orang tua, maupun berasal dari tradisi dan kultur.

Sementara itu, mantan Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, yaitu dr Kartono Mohamad, menyatakan mitos itu muncul karena kurangnya informasi yang menjelaskan sebuah fenomena. Biasanya, masyarakat menelan mentah karena diyakini sebagai sesuatu hal yang benar, meskipun belum tentu dapat dibuktikan kebenarannya.

Sebut saja mitos tentang hubungan seksual lainnya, bahwa keperkasaan seorang lelaki ditandai dengan ukuran penis yang yang besar. Akibatnya, para lelaki berlomba memperbesarnya dengan segala cara. Mereka berburu obat perkasa dengan tarif ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Padahal, definisi keperkasaan pria, dijelaskan dr Handrawan, yang penting adalah subur, mampu ereksi, dan bisa menghamili ( dapat membahagiakan istri ). “Tiga itu saja”, beliau menambahkan. Sebab, G-Spot atau sensitivitas vagina hanya sepertiga dari kedalaman vagina, yaitu sekitar 6 cm. Artinya, penis yang hanya berukuran 6 cm-pun, sudah cukup membuat perempuan “bahagia”.

Dari kalangan kaum Hawa, ada juga anggapan bahwa vagina yang kering bisa memberi kepuasan lebih ketimbang yang becek, sehingga banyak perempuan beramai – ramai memakan buah pinang, agar alat vitalnya menjadi kering. Padahal, normalnya, perempuan yang terangsang akan bereaksi dengan mengeluarkan lendir dari dinding vaginanya. Naah, cairan ini berfungsi sebagai pelicin. Bila keadaannya masih kering, berarti vagina belum siap untuk dipenetrasi. Jika dipaksakan, bisa lecet, luka, dan terjadi peradangan di dalam vagina. Adapun makna kering atau “peret”, kata dr Handrawa, bukanlah tidak becek, melainkan kemampuan otot – otot dinding vagina yang berkontraksi. Kemampuan otot – otot dasar panggul inilah yang membedakan kualitas seks seorang perempuan.

Adapula mitos populer yang menyebutkan, cara menggugurkan kandungan yang aman adalah dengan meloncat – loncat, lalu makan nanas muda. Padahal, secara medis, sudah jelas bahwa loncat – loncat tidak akan mengeluarkan sperma. Dan tetap ada kemungkinan terjadinya pembuahan. Ada lagi mitos yang mengatakan, bahwa perempuan remaja yang belum haid tidak mungkin dapat hamil, namun ditemukan sejumlah remaja yang sudah ovulasi ( Sel telurnya sudah matang ) sebelum menstruasi / haid / datang bulan datang. Sedangkan, kehamilan itu berkaitan dengan ovulasi, artinya tidak berarti remaja perempuan yang belum mengalami menstruasi / haid tidak bisa hamil.

Mitos yang lebih populer adalah mitos mengenai kewajiban sunat bagi perempuan. Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Profesor dr Budi Utomo, mengatakan bahwa dari sudut medis, sunat perempuan itu sebenarnya tidak baik. Hal ini hanya refleksi konstruksi sosial bahwa lelaki memiliki kewenangan mengintrol organ seksual perempuan. Namun, di beberapa daerah di Indonesia, subat bagi perempuan, dilakukan secara simbolis saja, tidak secara medis ( memotong klitorisnya ). “Paling hanya diolesi kunyit saja,” ujar Profesor dr Budi Utomo.

5 Kesalahan Pandangan Dalam Seks :

1. Berhubungan seksual di dalam air akan membuat sel – sel sperma mati
2. Penis yang besar merupakan representasi keperkasaan pria
3. Vagina yang dianggap memuaskan pasangan adalah vagina yang kering
4. Menggugurkan kandungan dapat dengan cara meloncat – loncat dan makan nanas muda
5. Kaum Hawa Wajib Sunat

Mitos – mitos seks yang tumbuh subur di masyarakat, seperti di atas, mungkin didorong oleh belum masuknya Pendidikan Seksual di Bangku Sekolah. Akibatnya, masyarakat awam seperti tersesat di dalam belantara. Padahal di Malaysia dan Singapura, pendidikan Seks sudah masuk kurikulum taman kanak – kanak. Malah, di Amerika, saat perempuan mendapatkan haid pertama kalinya, secara terbuka diberi selamat oleh orang tuanya dan dipesan agar menjaga diri. “Pendidikan Seks itu pendidikan nilai, sehingga membuat seseorang menghargai dirinya sendiri,” kata Handrawan. Pokoknya yang jelas Anti Seks Bebas Di Kalangan Remaja dan Anti Seks Bebas Di Kalangan Dewasa, selain dengan Pasangan Suami / Istrinya...

[ Sumber Koran Tempo ]

Baca Selengkapnya ...

Dapatkan update artikel dari saya, langsung ke E-mail Anda. Gratisss !!! Cukup dengan memasukkan alamat E-mail Anda, lalu klik Subscribe, lalu Login ke Email Anda dan klik Link Verifikasi, mudah bukan ...

 
Blog Master Zukhruf dimiliki oleh Irfan Madani Zukhruf