Ancaman Worm Di Situs Jejaring Sosial


Popularitas jejaring sosial, seperti Facebook dan Friendster di Indonesia memang sudah tidak bisa disangkal lagi. Setidaknya, ada belasan juta pengguna situs jejaring sosial dari data terakhir 25 juta pengguna Internet negeri ini.

Namun, Anda mesti waspada, karena popularitas situs jejaring sosial ternyata juga telah melahirkan ancaman baru. Tidak hanya bagi komputer, namun bagi penggunanya. Beberapa analisis keamanan komputer memprediksi ancaman yang timbul dari situs jejaring sosial akan menjadi salah satu isu penting.


Beberapa kasus yang menjadi ancaman itu antara lain, situs Facebook palsu dan pencurian user ID untuk tujuan bermacam – macam. Lantas, baru – baru ini, program jahat alias Worm lawas yang bernama Net-Worm.Win32.Koobface semakin populer, dan targetnya adalah akun Facebook dan MySpace. Worm ini sebetulnya sudah terdeteksi sejak tahun 2008, namun geliatnya semakin hangat tahun 2009.

Koobface adalah anagram dari kata Facebook. Ia tidak hanya menyerag jejaring besutan Mark Zuckerberg dan teman-temannya itu, namun juga MySpace, Hi5, Bebo, Friendster, dan Twitter.

Tujuan serangannya juga berbahaya. Worm ini bermaksud mencuri data penting pengguna, misalnya nomor kartu kredit. Memang tidak ada pencantuman nomor kartu kredit di jejaring sosial. Tapi coba simak bagaimana Koobface bekerja.

Cara penyebarannya melalui pesan yang dikirim dari komputer terinfeksi ke jaringan pemilik akun disertai judul pesan yang memancing minat. Begitu diterima dan diklik, calon korban akan diarahkan ke situs lain di luar Facebook yang ternyata situs palsu.

Naah, di situs palsu ini, korban diperintahkan untuk memperbarui Adobe Flash Player. Apabila terjadi dan berkas dieksekusi, komputer akan segera terinfeksi Koobface.

Setelah itu, Koobface akan memonitor komputer dan kegiatan korban di dunia maya, termasuk bila korban banyak melakukan pembelian online dengan kartu kredit. Saban pengguna menggunakan mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan sebagainya, beberapa hasil pencarian adalah situs yang sudah terkontaminasi.

Menariknya, Worm ini hanya menyerang komputer berbasis sistem operasi Windows. Ia juga melahirkan varian – varian. Perusahaan Antivirus Kaspersky Lab bahkan mendeteksi 575 varian baru sepanjang bulan.

Beberapa varian Koobface adalah Net-Worm.Win32.Koobface.a yang menyerang MySpace dan Net-Worm.Win32.Koobface.b yang menyerang Facebook. Adapun Twitter diserang WORM_KOOBFACE.DC. Sedangkan varian W32/Koobfa-Gen menyerang Facebook, MySpace, Hi5, Bebo, Friendster, myYearbook, Tagged, Net-log, dan Fubar.

Tips Menghindari Koobface :

Kaspersky Lab menyodorkan beberapa saran bagi para pengguna situs jejaring sosial agar terhindar dai Koobface :

- Mewaspadai setiap link yang dikirimkan melalui pesan mencurigakan. Meskipun pesan itu datang dari teman terpercaya.

- Apabila menggunakan IE (Internet Explorer) sebagai Browser, jalankan “Internet Explorer” pada “protected mode” atau, apabila menggunakan “Mozilla Firefox”, dengan menginstall “NoScript”

- Jangan mengumbar informasi pribadi, seperti alamat rumah, nomor telepon, dan sebagainya.

- Rajin – rajinlah memperbarui Software Antivirus.



1 comment

AMZiKA said...

tes

Post a Comment

Terima kasih telah membaca Postingan saya, tapi jangan lupa untuk berkomentar. Silahkan berkomentar dengan tetap menjaga kesopanan, dan mohon jangan SPAM, terima kasih...

Dapatkan update artikel dari saya, langsung ke E-mail Anda. Gratisss !!! Cukup dengan memasukkan alamat E-mail Anda, lalu klik Subscribe, lalu Login ke Email Anda dan klik Link Verifikasi, mudah bukan ...

 
Blog Master Zukhruf dimiliki oleh Irfan Madani Zukhruf